Ini berita terbaru dari Nokia. Terkenal sebagai telepon selular yang selalu
trendy dan funky, Nokia Mobile Phone Indonesia (NMPI) memperkuat citranya dengan
meluncurkan portal funkyplaza yang bisa dipakai untuk berkomunikasi oleh pelanggannya
dan berisi berbagai informasi terkini tentang perkembangan teknologi telepon
selular (ponsel) Nokia seperti MMS, layar berwarna, MIDI polifonik, XHTML, Video
Streaming, Java dan fitur-fitur lainnya. Menurut Usun Pringgodigdo, Business Development Manager NMPI, portal ini memang dibangun untuk men-develop fitur-fitur baru ponsel Nokia seperti funkyBoard (Fasilitas share gambar lewat WAP), download polifonik, game java download, colour picture message, colour wallpaper, dan video streaming.
"Jadi sekarang pengguna ponsel Nokia yang punya uneg-uneg atau mau demo, atau
mmendownload fitur-fitur baru, bisa melakukannya di funkyplaza," tutur Usun.
Asal tahu saja, sampai saat ini belum ada ponsel lain yang menyediakan fasilitas
seperti ini.
Funkyplaza merupakan situs pertama di Indonesia yang WAP-nya memakai teknologi
XHTML, yaitu teknologi yang memungkinkan tampilan internet pada layar ponsel
menjadi lebih menarik layaknya tampilan di website PC, timpalnya.
Portal ini merupakan 100% hasil karya anak negeri, hasil kerja bareng NMPI dengan
Elasitas.
Lalu mengapa memakai nama funkyplaza? "Nama itu kita ambil karena content-content
begitu khan menarik buat anak muda, dan di semua service namanya funky, maka
total kita sebut funkyplaza."
Untuk mengakses layanan ini, lanjut Usun, customer bisa memakai 2 cara, pertama
lewat website di PC dengan alamat http://www.funkyplaza.com,
dan atau dengan WAP site/GPRS http://mobile.funkyplaza.com.
Sejak diluncurkan 16 Maret 2003, sampai saat ini diakui Usun, responnya sangat
bagus, kendati memang musiman, ujarnya. Sampai Mei 2003, total hit funkyplaza
mencapai lebih dari 2.000.000 hits dengan data content yang didownload lebih
dari 5 Gbyte atau 15,2834,950.
Semua layanan funkyplaza ini free alias gratis untuk pengguna ponsel Nokia 3650
dan model lainnya karena, kata Usun, tujuan utama funkyplaza adalah untuk memaintain
pelanggan dan mendukung penjualan dari ponsel-ponsel terbaru yang akan dikeluarkan
Nokia. Tujuan lain, tambah Usun, adalah untuk mentriger penggunaan WAP di kalangan
pengguna ponsel.
Untuk mendukung komunikasinya, lanjut Usun, Nokia aktif mengkampanyekan layanan
ini di setiap kegiatan promosi, termasuk dalam brosur, media cetak dan lain-lain.
"Pokoknya kita akan improve terus," ujarnya.
Sampai sekarang , diakui Usun, baru ada 2 operator yang sudah mengadopsi funkyplaza
yaitu IM3 dan Telkomsel. "Rencananya kita akan terus mendorong operator
yang sudah bisa GPRS, untuk mengadopsi unkyplaza," tuturnya.
Pengamat TI Roy M Suryo menilai positif apa yang telah dilakukan Nokia dengan
portal funkyplaza-nya. Dengan bisa diakses lewat internet, hemat Roy, Nokia
bisa meningkatkan jumlah pelanggan secara signifikan yang berasal dari 4 juta
jiwa pengguna internet di Indonesia. Namun demikian, Roy menyarankan agar Nokia
tidak terlalu menaruh harapan yang besar.
Roy mencontohkan, dulu Motorola ada ponsel yang leader di Indonesia karena teknologi AMPSnya, tetapi terlalu Pede, kurang promosi dan inovasi akhirnya jeblok, kalah dengan ponsel Ericsson dan Nokia. Oleh karena itu, saran Roy, karena di Indonesia pasar ponsel pasar ponsel ada dua yaitu ABG dan proffesional, sebaiknya funkyplaza juga jangan hanya menonjolkan ABG yang demam funky-funkyan, tetapi juga kalangan profesional seperti pengguna Nokia 9210 atau 8850. |